Kudapan Jadul Rasa Modern, Karang Panasan Sekarang Punya


  UKM merupakan penggerak roda perekonomian sekaligus penyangga stabilitas perekonomian. Berbagai upaya dilakukan pemerintah untuk tetap bisa meningkatkan perekonomian di Indonesia. Mahasiswa hadir sebagai figur yang diharapkan membawa perubahan dan menjadi kontributor dalam membantu setiap upaya yang dilakukan pemerintah.

  Mahasiswa Universitas Truojoyo Madura yang saat ini tengah menjalani KKN (KuliahKerjaNyata) mencoba melakukan berbagai macam inovasi dalam upaya peningkatan taraf perekonomian masyarakat melalui bidang kewirausahaan. Bertempat di Dusun Karang Tengah Desa Karang Panasan Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan mahasiswa KKN kelompok 67 mampu menarik minat masyarakat setempat untuk mengikuti sosialisasi yang mereka adakan pada Senin 14 Januari 2019 di salah satu rumah warga dusun.
  Inovasi yang coba ditawarkan mahasiswa KKN ini adalah Brownis jagung dan rengginang. Dimana jagung merupakan komoditas terbanyak yang dihasilkan oleh masyarakat Desa KarangPanasan. Sebagian besar masyarakat di Desa ini bermata pencaharian sebagai petani. hampir disetiap dusun bayak ditemukan lahan jagung yang siap panen pada musim penghujan seperti sekarang. Dengan penambahan jagung yang telah di haluskan kedalam adonan dan perpaduan dengan rasa coklat menciptakan rasa yang unik serta khas.
   Sedangkan rasa seperti ayam bakar, sapi panggang, keju asin dan balado. rengginang sendiri merupakan salah satu kudapan khas yang sering kita temui di pulau Jawa dan Madura. Berbahan dasar nasi atau beras ketan yang dikeringkan dengan cara dijemur di bawah terik matahari lalu digoreng dan di panaskan. Biasanya warga setempat menambahkan terasi dalam adonan ketannya sehingga beraroma lebih gurih. Warga Karang panasan sendiri sering membuat rengginang namun hanya dijadikan konsumsi pribadi saja.


   Selain dalam segi rasa, inovasi juga mereka lakukan dalam segi kemasan. Pada umumnya rengginang hanya di kemas dengan plastik sederhana. Dengan menggunakan plastik klip zipper stand up nylon memiliki berbagai macam keunggulan seperti materialnya transparan, dirancang dengan posisi berdiri dan memiliki ziplock atau resleting.  Keunggulan yang ada bisa memudahkan konsumen untuk melihat isi produk, lebih tahan lama dan tidak mudah tumpah karena bisa di tutup kembali. Dengan beberapa keunggulan diharapkan bisa menambah nilai jual rengginang.
  Respon yang sangat bagus mengenai rasa, kemasandan kegiatan sosialisasi yang dilakukan, “kami berharap masyarakat disini lebih kreatif memanfaatkan komoditi yang ada sehingga mereka bisa melakukan inovasi-inovasi lain yang nantinya akan sangat membantu perekonomian masyarakat setempat, tidak berhenti disini kami akan mencobaa memasarkan produk kami baik secara manual maupun secara online, dan kontribusi dan peran serta pemuda sangat dibutuhkan dalam hal ini” Ujar Iman selaku kordes KKN 67.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Desa Karang Panasan Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan

Pengajian Muslimatan

Doa dan Ikhtiar Akhir Tahun