Doa dan Ikhtiar Akhir Tahun

Perbaikannya harus benar-benar matang di Tahun 2019.”
“Semoga menjadi lebih baik di tahun 2019, dan membuang semua noda-noda yang sudah tertempel di tahun 2018.”
“Semoga kesehatan dan keselamatan selalu menyertai kita semua di tahun 2019.”
            Begitulah harapan-harapan dan doa-doa  yang setiap hari dilantunkan bagi semua umat manusia di sebelum datangnya Tahun Baru. begitu pula setiap usaha-usaha yang dilakukan adalah sebuah tindak-capai dalam menggapai doa-doa tersebut.
            Karang Panasan, desa yang terletak sekitar satu kilometer ke utara setelah jembatan baru kecamatan Blega itu, juga cukup mengejutkan di penghujung tahun 31/12/18. Wacana yang barangkali diadakan setiap tahun di akhir tahun 2018. Untuk penghujung tahun kali ini juga cukup menarik. Desa Karang Panasan mengadakan acara yang bertajuk “bakar-bakaran malam tahun baru” di berbagai titik se-Desa.
            Tiga titik acara yang bertempat dusun Karang Anyar, rumah lingkungan Pak Klebun (Kepala Desa), dan yang terakhir di Balai Desa baru Karang Panasan. Acara dimulai sekitar pukul 19:30 (Ba’da Isya’), namun persiapannya dimulai sejak sore hari setelah shalat Ashar. Dari mulai memasang terop dan sound sistem yang di sewakan oleh Kepala Desa.

             Ikan bandeng berjumlah sekitar 72 ekor dan enam potong bebek. Ikan-ikannya dibagi rata di tiga titik tadi, namun semua bebek di masak di Balai desa.
             Tak hanya warga yang datang berbondong-bondong berkumpul di Balai Desa untuk turut meramaikan acara tersebut. Mahasiswa KKN 67 2018 Universitas Trunojoyo Madura yang berposko di Balai Desa juga turut mempersiapkan dan mensukseskan acara.
            “Saya menghimbau kepada semua warga saya, terutama yang muda-muda. Tidak usah keluar di malam tahun baru. saya belikan ikan untuk acara bakar-bakar atau masak-masak. Kalau masih tetap ada yang keluar, daripada di luar terjadi apa-apa. Lebih baik di desa sendiri saja.” Harap Kepala Desa Karang Panasan tersebut.
            Hingga menjelang pergantian tahun acara tersebut berjalan dengan lancar meskipun waktu makan bersama terjadi hujan. Namun tak menghalangi warga untuk tetap berdiam diri di Balai Desa dari menyalakan petasan untuk sekedar kemeriahan hingga acara makan-makan berlangsung di dalam Kantor Balai Desa. Semoga kekompakan terus dapat terjalin setiap tahunnya. 

















Komentar

Postingan populer dari blog ini

Sejarah Desa Karang Panasan Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan